Rabu, 24 Agustus 2016

Pencairan Anggaran Tahap II Tak Libatkan Kepsek

Luth : Tanda tangan saya direkayasa

WEDA - Polemik pembangunan geduang kantor SMA Negeri 8 Halmahera Tengah kian meruncing. Setelah sebelumnya terjadi aksi blockade gedung tersebut oleh sejumlah pekerja akibat upah yang belum terbayar, kini masalah baru muncul ke permukaan

Informasi yang dihimpun Teropong Timur, Rabu (24/08) bahwa dana tahap 2 telah ducairkan oleh Ishak Derek, Lagoa Kamari dan Parno Merek tanpa sepengetahuan Kepala Sekolah Luth Iskandaralam. Parahnya anggran tahap 2 yang di cairkan pada 12 Desember 2015 berkisar pada Rp. 260.000.000 itu tidak diketahui oleh kepsek selaku ketua panitia pembangunan gedung kantor SMA Negeri 8 Halteng

Ishakd dkk. diduga merekayasa tanda tangan kepala sekolah dalam pencairan anggaran tersebut. "Saya baru tahu bulan ini (Agustus) kalau pencairan anggran tahap II telah dilakukan pada tanggal 12 Desember 2015 lalu. Dalam hal ini saya tidak dilibatkan", kata Luth Iskandaralam kepsek SMAN 8 Halteng

Luth mengaku terkait masalah ini dirinya telah dipanggil oleh pihak kepolisian setempat (Pospol Patani Utara) untuk dimintai keterangan bersama ketiga terduga dalam kasus ini

Sementara itu, Briptu. Finigen Mami saat dikonfirmasi membenarkan kalau Kepolisian setempat telah memediasi pertemuan dengan pihak Sekolah, Penanggung jawab proyek serta para pekerja.

"kami telah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan", kata Briptu Finigen. (moe)

Akhirnya Pendukung Muttiara-Berkah Konfoi

WEDA - Penantian panjang terkait siap yang bakal mendapatkan mandat DPP PDI Perjuangan membuat para pendukung dan simpatisan khusunya Muttiara T. Yasin dan Soksi Hi. Ahmad di kota Weda 'Harap-harap cemas'

Perburuan rekomendasi yang turut menyita antusias para pendukung pun tak terbendung. Rabu (24/08) pendukung Mutiara T. Yasin dan Kabir Hi. Kahar meluapkan kegembiraanya setelah mendengar kabar kalau DPP PDI Perjuangan telah merekomendasikan pasangan yang berjuluk 'Muttiara Berkah' itu

Amatan koran ini puluhan kendaraan dua dan 2 unit mobil terlihat melakukan konfoi keliling kota Weda dengan menyertakan atribut partai pengusung seperti PDIP dan PBB

Meski demikian, Kubu Soksi Hi. Ahmad membantah kalau rekomendasi tekah dikeluarkan. "Tidak benar kalau rekomendasi telah dikeluarkan. Itu hanya isu", tandas Herman Jumat, Koordinator Gradasi Halteng

Menurutnya sejauh ini DPP PDI Perjuangan belum menetapkan calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah sebab masih terjadi tarik ukur di pusat. Dirinya pun yakin, DPP PDIP masih akan mempertimbangkan posisi Soksi yang saat ini kapasitasnya selaku Wakil Bupati Halmahera Tengah

"Kami yakin rekomendasi akan jatuh ke tangan bung Soksi sebab dia sangat berpeluang mengendarai partai besutan Megawati Soekarno Putri", tukasnya. (moe)

Rabu, 10 Agustus 2016

BEREBUT REKOMENDASI 'BANTENG'

Rahim :  Segala Kemungkinan Bisa Terjadi

WEDA - Perebutan rekomendasi partai politik khusunya diinternal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) oleh sejumlah kaders partai di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten Halmahera Tengah kian sengit

Bagi Abd. Rahim Odeyani, meski pun dirinya saat ini telah diusung oleh sejumlan partai politik diluar PDIP namun selaku kaders partai dirinya pun tidak mau ketinggalan dalam berebut rekomendasi partai berlambang krpala banteng itu

"Selaku kaders partai PDIP saya juga memiliki hak untuk berjuang mendapatkan rekomendasi partai meski saat ini mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati mendampingi Edi Langkara yang telah diusung oleh partai politik lainya," kata Rahim kepada sejumlah wartawan di kediamanya, Rabu (10/08)

Menurutnya dalam politik segala kemungkinan bisa terjadi. "Tidak menutup kemungkinan saya dan pak Edi dapat direkomendasikan sebab kami pun ikut dalam proses penjaringan yang dilakukan oleh PDIP," tandanya

Meski demikian dirinya mengembalikan semuanya pada keputusan partai. Odeyani sendiri saat ini telah dipaketkan bersama calon bupati Edi Langkara dengan diusung oleh empat partai politik seperti Golkar, Hanura, Gerindra dan NasDem. (moe)

Menuju Pilkada 2017, Langkah Elang - Rahim Makin Mantap

WEDA -  Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Drs. Edi Langkara, MH dan Abd. Rahim Odeyani, SH.MH dipastikan mulus melalui tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2017 mendatang

Hal ini dibuktikan dengan dikantonginya sejumlah rekomendasi partai politik yang saat ini telah memutuskan mengusung pasangan calon yang familiar disapa Era Fagogoru ini

Abd. Rahim dalam sambutanya usai melakukan konfoi di kota Weda ibukota Halmahera Tengah, Rabu (10/08) mengatakan sejauh ini pasangan yang mengusung tema perjuangan 'Era Kebangkitan Fagogoru' telah mengantongi 4 (Empat) rekomendasi partai yang memiliki kursi di Parlemen daerah (DPRD) yakni Partai Hanura, Partai Nasdem, Partai Gerindra dan Partai Golkar. Sementara partai non seat (non kursi) juga telah menjatuhkan pilihan politiknya melalui rekomendasi diantaranya Partai Demokrat, PPP, PKB, PAN dan PKS.

Menurut Imo (Sapaan akrab Abd. Rahim) dukungan partai politik terhadap dirinya bersama Elang (panggilan Edi Langkara) merupakan semangat untuk mengantarkan mereka menuju kursi bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah

"Saya bersama pak Edi percaya dengan dukungan politik yang ada ditambah kekuatan rakyat yang saat ini bersama-sama akan memudahkan kami dalam perjuangan memenangkan pertarungan pilkada 2017 nanti," tandas Rahim

Selanjutnya, bakal calon bupati Edi Langkara ditengah-tengah ratusan pendukung Era Fagogoru mengatakan dirinya bersam Rahim siap memenangkan pilkada.

Seraya berpesan kepada simpatisan dan pendukungnya, Elang menghimbau agar tetap berpegang pada nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah Fagogoru yang dianut dan ditanamkan oleh leluhur Gamrange selama ini

Edi pun percaya, dirinya bersama calon wakil bupati (Rahim) akan memenangkan pilkada tahun 2017 mendatang. "Saya yakin dengan dukungan rakyat selama ini, bersama pak Abd. Rahim Odeyani akan mulus menghadapi riak-riak politik yang saat ini sedang dihadapi," tandas Elang

Hadir pula dalam acara silaturahmi itu para pimpinan partai pengusung dari partai Golkar, Gerindra, Hanura dan beberapa pimpinan partai lainya.

Sebelumnya, Edi disambut oleh ratusan pendukung dengan mengendarai puluhan mobil dan ratusan sepeda motor. Elang - Rahim diarak pendukungnya konfoi didalam kota Weda dengan pengawalan ketat aparat kepolisian polres Halmahera Tengah. (moe)

Selasa, 09 Agustus 2016

Panwaslu Diminta Tidak Luluskan Calon Panwascam Yang Diduga Bermasalah

WEDA - Panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) diminta tidak melulusakan calon panwas kecamatan yang dinilai bermasalah

Hal ini disampaikan Sekertaris LSM Gelegele Ahkamil Hamid, Selasa (09/08) kepada wartawan. Dirinya menuturkan Panwas kabupaten harus peka merespon berbagai masukan terkait dugaan beberapa oknum calon anggota panwascam yang disinyalir bermasalah

"Kalau kami ikuti beberapa pemberitaan media beberapa hari ini ternyata ada sejumlah oknum calon panwascam yang didduga kuat bermasalah," kata Ahkamil

Dikatakannya oknum calon panwas kecamatan itu diantaranya ada yang diduga menyelewengkan uang petugas lapangan pada momentum pemilihan presiden tahun 2014 lalu. sementara yang lainya diduga kuat terlibat sebagai tim sukses salah satu calon kepala daerah

Bagi Ahkamil, Memang sulit untuk membuktikan keterlibatan mereka sebagai tim sukses sebab mereka sejauh ini belum mengantongi SK (Surat Keputusan)  dari kandidat tertentu.

"Intinya Panwas kabupaten selama proses seleksi berlangsung harus peka terhadap berbagai informasi yang berkembang dimasyarakat diantaranya yang telah diekspos oleh media masa," lanjutnya

LSM Gelegele berharap proses seleksi dapat berlangsung dengan baik utamanya para penyelenggara (Panwaslu) tetap menjaga kredibilitas dan integritas lembaganya agar tidak tersandra oleh kepentingan politik sesaat. (moe)

Senin, 08 Agustus 2016

Peringati HUT RI Dengan Lomba Fotografi

WEDA- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemudah Indonesia (KNPI) Halmahera Tengah (Halteng) bersama dengan Bagian Humas Protokoler dan Persandian Setda Halteng dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia  ke - 71, menggelar lomba fotografi dan pameran foto.

Ketua Panitia Lomba Fotografi M. Fa'athir  Ear kepada awak media menjelaskan, lomba ini merupakan bentuk kecintaan pemuda terhadap bangsa ini dengan tema "Pemuda dalam frame kemerdekaan untuk Halmahera Tengah".

"Lomba ini khusus bagi pemula yang bertempat tinggal di wilayah kabuoaten Halmahera Tengah," kata Fa'Athir, Senin (08/08)

Dikatakan pula, Setiap peserta diwajibkan memasukkan lima buah foto sesuai dengan ketentuan yang diterapkan dalam lomba nanti.

Lebih lanjut kata Fa'athir foto hasil dari peserta diserahkan paling lambat tanggal 17 agustus  dalam bentuk soft copy (flasdisk CD) dengan mencantumkan keterangan foto ,  judul foto, lokasi, nama pemilik dan jenis camera.

"Diharapakan, peserta dapat mempersembahkan karya terbaik, sehingga hasil fotonya dipamerkan nanti. perlombaan ini tidak dipungut biaya pendaftaran". ujarnya (moe)

Pasangan Ratu Fagogoru Mendaftar Ke KPUD

- 4. 547 Syarat Dukungan KTP Berhasil Dikumpulkan

WEDA - Salah satu kontestan pilkada Halmahera Tengah yakni Ratna Hi. Muslim dan Yunus Idris, Senin (08/08) menyambangi kantor KPUD Halmahera Tengah. Kedatangan pasangan calon ini untuk mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah periode 2017 -2022 lewat jalur Perseorangan

Pasangan yang familiar disapa Ratu itu tiba di kantor KPUD pada pukul 15.30 itu didampingi oleh sejumlah tim sukses. Bertempat di aula kantor KPUD pasangan calon langsung menyerahkan berkas dukungan ke komisoner KPUD untuk diverifikasi sebagaimana ketentuan

Usai menyerahkan syarat dukungan (KTP), bakal calon bupati Ratna Hi. Muslim kepada sejumlah media mengatakan dirinya bersama calon wakil bupati Yunus Idris siap menghadapi kontestan politik lain dari jalur partai politik.

"Insya Allah Saya yakin menangkan Pilkada Halteng dengan melihat dukungan yang ada," tandas Ratna

Dirinya pun mengatakan kalau keikutsertaanya dalam pilkada ini karena sebuah panggilan nurani selaku anak negeri untuk senantiasa berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat di Halmahera Tengah.

"Saya yang turun langsung ke masyarakat saat pengumpulan KTP. Dan saya tahu persis keadaan masyarakat. Olehnya itu melalui jalur Independent (Perseorangan) saya punya keyakinan akannlebih dekat dengan masyarakat," katanya. (moe)

Rabu, 03 Agustus 2016

114 Calon Panwascam Ikut Seleksi

WEDA - Sebanyak 114 peserta calon Panitia Pengawas (Panwas) kecamatan, Rabu (03/08) menjalani seleksi tertulis bertempat di ruang belajar SDN 2 Weda Halmahera Tengah

Jumlah peserta calon panwascam itu berasal dari 10 kecamatan di Halteng. Seleksi tersebut berlangsung pada pukul 14.00 sampai pukul 15.00 WIT.

Usai memantau jalannya seleksi Panwascam, Ketua Panwaslu Halmahera Tengah Ubaidi Abd. Halim kepada sejumlah wartawan mengatakan Pihaknya berharap proses seleksi ini dapat diikuti dengan baik agar lolos pada tahapa-tahapan selanjutnya

Lebih jauh dikatakan, Panwaslu Halteng berharap hasil seleksi panwas kecamatan sesuai dengan yang diharapkan. Dikatakan juga pihaknya memastikan tidak akan  meloloskan calon-calon yang anggota panwascam yang terlibat dalam kepengurusan partai politik juga yang memiliki jejak rekam buruk sebagai penyelenggara pemilu

"Intinya lembaga ini bekehendak agar calon-calon panwas kecamatan kelak jika lulus seleksi diharapkan mampu menjaga integritas serta berkomitmen menjaga proses politik pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2017 dengan perpegangnpada prinsip jujur dan independen," tandas Ubaidi. (moe)