Minggu, 13 November 2016

Cawabup Abd. Rahim Odeyani Optimis Era Menangkan Pilkada

WEDA - Mengawali kampanye putaran pertama pemilihan bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah 2017 pasangan nomor urut 2  Drs. Edi Langkara, MH dan Abd. Rahim Odeyani, SH. MH memulai masa kampanyenya di Daerah pemilihan (Dapil) II yakni di kecamatan Patani Barat

Calon wakil bupati nomor urut 2 Abd. Rahim Odeyani didampingi tim pemenang Elang-Rahim menyapa masyarakat Patani Barat yakni, Banemo, Moreala dan Sibenpopo. Dihadapan ribuan masa pendukungnya Odeyani mengatakan optimis memenangkan pertarungan politik 2017 mendatang bersama calon bupati Edi Langkara

Tak ketinggalan dihadapan simpatisannya Rahim menyampaikam visi-misinya, hal ini membuat ribuan pendukunya di Patani Barat tepuk tangan penuh semangat. "Dengan semangat yang nampak hari ini, saya bersama pak Edi Langkara sangat yakin akan memenangkan pertarungan Pilkada ini," tandas Rahim (11/11)

Rahim menyampaikan Halmahera Tengah butuh pemimpin tang memiliki visi besar, yang memiliki kemampuan, peka terhadap realitas sosial, memahami kemauan dan mampu mewujudkan kebutuhan masyarakat.

"Kita butuh pemimpin yang mau melayani masyarakat. Pemimpin yang tidak memmanfaatkan kekuasaan demi kepentingan pribadi dan kelompok. Pemimpin Halmahera Tengah tidak boleh menumpukkan kekayaan diatas kesengsaraan rakyat. Dengan demikian negeri dan rakyat ini akan bermartabat," Katanya disambut pekikan semangat masa pendukung

Dirinya berharap, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah kekuatan Era Fagogoru. "Yakin kita akan berkuasa di tanah kita senndiri," kata Rahim penuh optimis (moe)

Senin, 19 September 2016

Elang - Rahim 'Hipnotis' Ribuan Pendukung Di Kota Weda

WEDA - Deklarasi pasangan bakal calon bupati Drs. Edi Langkara, MH dan bakal calon wakil bupati Abd. Rahim Odeyani, Senin (19/08) di lapangan Falcino dihadiri ribuan pendukung yang didatangkan dari kecamatan Weda Timur, Weda Utara, Weda Tengah, Weda dan Weda Selatan

Hadir pula dalam kesempatan itu, Pimpinan partai politik pendukung dan pengusung dltingkat DPD/DPW seperti Partai Golkar, Hanura, Gerindra, Nasdem, PAN, PPP, PKP Indonesia,  PKS, dan PKB.

Edi Langkara (Elang) dalam orasi politiknya dihadapan ribuan pendukungnya mengatakan dari dukungan parpol serta kekuatan masa rakyat yang ada, dirinya besama Rahim (Abd. Rahim Odeyani)  sangat optimis memenangkan pilkada 2017 mendatang

"Sangat berbeda dengat momentum pilkada 2012 lalu, hari ini masyarakat Weda dari kecamatan Weda Timur hingga Weda Selatan tumpah ruah di kota Weda menyatakan dukunganya pada Pasangan Era-Fagogoru. Dan sya bersama Pak Rahim yakin memenangkan pilkada 15 September 2017 mendatang," kata Edi Langkara

Selanjutnya Abd. Rahim Odeyani diatas podium menyerukan segenap kekuatan Elang-Rahim untuk tetap menjaga kekuatan yan ada dalam rangka mengawal kemenangan yang sudah didepan mata. Selain itu, Mantan ketua DPRD Halteng itu menghimbau agar simpatisan Elang-Rahim untuk tidak percaya isu-isu murahan yang dapat  menghancurkan kekuatan yang kian nampak.

"Inshaa Allah, Ketika terpilih nanti kami (Elang-Rahim) tidak akan memperkaya diri, hindari Nepotisme serta kami senantiasa mengedepankan prinsip keadilan dalam pembangunan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat di bumi Fagogoru," tandas Rahim

Sebelumnya, Ketua Panitia Deklarasi Ahlan Djumadil dalam laporanya mengatakan berkat kerja sama semua tim penyelenggaran deklarasi dapat berjalan sukses tanpa hambatan. Dirinya berkeyakinan kehadiran pendukung Era Fagogoru hari ini merupakan representasi dari semua desa di Dapil I Weda

"Yang hadir hari ini belum seberapa, Masih banyak pendukung Elang-Rahim yang hari ini tidak bersama-sama kita hadir dalam deklarasi kali ini. Masih banyak ribuan pendukung yang tetap bersiaga di desa-desa," tandas Sekertaris DPC partai Gerindra tersebut

Disampaikan pula dengan melihat kekuatan masa hari ini (kemarin) dapat dipastikan pasangan Elang rahim akan meraih 10.000 suara pada pemilihan nanti. (moe)

Minggu, 18 September 2016

10 Ribu Masa Elang-Rahim Siap Duduki Kota Weda

- PKB Siap Amankan Kemenangan

WEDA - Panitia Deklarasi Pasangan Bakal Calon Bupati Drs. Edi Langkara dan bakal calon wakil bupati Abd. Rahim Odeyani, SH hari ini mendatangakan ribuan pendukung di kota Weda

Menurut ketua Panitia Deklarasi Elang-Rahim, Ahlan Djumadil, Minggu (18/08) mengatakan diperkirakan sebanyak 10 ribu masa simpatisan Era Fagogoru akan menduduki kota Weda. Sepuluh ribu masa itu didatangkan dari segenap penjuru mulai dari kecamatan Weda Timur, Weda Utara, Weda Tengah, Weda dan Weda Selatan

"Untuk deklarasai ini kami hadirkan masa pendukung dari Weda Timur hingga Weda Selatan", kata politisi Partai Gerindra itu

Sementara untuk masa pendukung Elang - Rahim di dapil II (Patani dan Gebe) tetap siaga ditempat. Menurut Ahlan, hal ini dimaksud untuk mendeteksi kekuatan khusunya di Dapil I (Weda)

Terkait itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halmahera Tengah, Taufiq H. Ghozali kepada Teropong Timur menyatakan PKB siap menghimpun simpul-simpul kekuatannya dalam upaya memenangkan Pasangan Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani

"Segenap kekuatan PKB akan kami himpun dalam rangka memenangkan Pasanga Edi-Rahim," tandas Taufiq alias Vicho

Dirinya pun yakin Pasangan Elang-Rahim akan memenagkan pertarungan politik dalam Pilkada tahun 2017 mendatang. "Dengan melihat kekuatan yang saat ini bergabung maka kami yakin pasangan yang diusung 11 Partai politik ini akan memengakan kompetisi pilkada ini," katanya.  (moe)

Jumat, 09 September 2016

Polres Halteng Didesak Tangkap Kepala Desa Sakam

Aswar : Kades Sakam Otak Penyerangan

WEDA - Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Tengah (Halteng) diminta agar turut memeriksa Kepala Desa Sakam, Kecamatan Patani Timur Fakir Abdul Salam karena diduga menjadi otak dalam  kasus pengeroyokan sejumlah warga Bocoli pada saat konflik tapal Batas Halteng-Haltim tahun 2015 lalu.

"Kami minta Polres Halteng segera memeriksa Kepala Desa Sakam sebagai otak dalam kasus pengeroyokan yang terjadi pada konflik tapal batas Halteng-Haltim 2015 lalu. Ini perlu karena 6 warga sakam yang di tahan saat ini oleh Jaksa Kejari Weda, itu beberapa diantaranya tidak terlibat secara langsung bahkan mereka itu bergerak atas dugaan perintah dari oknum kepala Desa Fakir, tapi kenapa mereka di tahan,"kata Aswar Salim, Wakil Direktur Gele-Gele Halmahera Tengah, Jumat (09/09)

Menurutnya, dalam kasus konflik tapal batas Halteng-Haltim 2015 lalu hingga berakhir sejumlah warga Bicoli menjadi korban, dikarenakan ulah Kepala Desa Fakir yang mengotaki serta memimpin penyerangan balik warga Bicoli saat itu

"Kenapa sekarang warga yang di tangkap dan membiarkan kepala Desa tersebut bebas dan tidak dijadikan sebagai pelaku atas kejadian itu. Kami minta Jaksa Kejari Weda agar membebaskan 6 warga Sakam tersebut, karena mereka bukan otak dari konflik itu," tandas Aswar. (moe)

Rabu, 24 Agustus 2016

Pencairan Anggaran Tahap II Tak Libatkan Kepsek

Luth : Tanda tangan saya direkayasa

WEDA - Polemik pembangunan geduang kantor SMA Negeri 8 Halmahera Tengah kian meruncing. Setelah sebelumnya terjadi aksi blockade gedung tersebut oleh sejumlah pekerja akibat upah yang belum terbayar, kini masalah baru muncul ke permukaan

Informasi yang dihimpun Teropong Timur, Rabu (24/08) bahwa dana tahap 2 telah ducairkan oleh Ishak Derek, Lagoa Kamari dan Parno Merek tanpa sepengetahuan Kepala Sekolah Luth Iskandaralam. Parahnya anggran tahap 2 yang di cairkan pada 12 Desember 2015 berkisar pada Rp. 260.000.000 itu tidak diketahui oleh kepsek selaku ketua panitia pembangunan gedung kantor SMA Negeri 8 Halteng

Ishakd dkk. diduga merekayasa tanda tangan kepala sekolah dalam pencairan anggaran tersebut. "Saya baru tahu bulan ini (Agustus) kalau pencairan anggran tahap II telah dilakukan pada tanggal 12 Desember 2015 lalu. Dalam hal ini saya tidak dilibatkan", kata Luth Iskandaralam kepsek SMAN 8 Halteng

Luth mengaku terkait masalah ini dirinya telah dipanggil oleh pihak kepolisian setempat (Pospol Patani Utara) untuk dimintai keterangan bersama ketiga terduga dalam kasus ini

Sementara itu, Briptu. Finigen Mami saat dikonfirmasi membenarkan kalau Kepolisian setempat telah memediasi pertemuan dengan pihak Sekolah, Penanggung jawab proyek serta para pekerja.

"kami telah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan", kata Briptu Finigen. (moe)

Akhirnya Pendukung Muttiara-Berkah Konfoi

WEDA - Penantian panjang terkait siap yang bakal mendapatkan mandat DPP PDI Perjuangan membuat para pendukung dan simpatisan khusunya Muttiara T. Yasin dan Soksi Hi. Ahmad di kota Weda 'Harap-harap cemas'

Perburuan rekomendasi yang turut menyita antusias para pendukung pun tak terbendung. Rabu (24/08) pendukung Mutiara T. Yasin dan Kabir Hi. Kahar meluapkan kegembiraanya setelah mendengar kabar kalau DPP PDI Perjuangan telah merekomendasikan pasangan yang berjuluk 'Muttiara Berkah' itu

Amatan koran ini puluhan kendaraan dua dan 2 unit mobil terlihat melakukan konfoi keliling kota Weda dengan menyertakan atribut partai pengusung seperti PDIP dan PBB

Meski demikian, Kubu Soksi Hi. Ahmad membantah kalau rekomendasi tekah dikeluarkan. "Tidak benar kalau rekomendasi telah dikeluarkan. Itu hanya isu", tandas Herman Jumat, Koordinator Gradasi Halteng

Menurutnya sejauh ini DPP PDI Perjuangan belum menetapkan calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah sebab masih terjadi tarik ukur di pusat. Dirinya pun yakin, DPP PDIP masih akan mempertimbangkan posisi Soksi yang saat ini kapasitasnya selaku Wakil Bupati Halmahera Tengah

"Kami yakin rekomendasi akan jatuh ke tangan bung Soksi sebab dia sangat berpeluang mengendarai partai besutan Megawati Soekarno Putri", tukasnya. (moe)

Rabu, 10 Agustus 2016

BEREBUT REKOMENDASI 'BANTENG'

Rahim :  Segala Kemungkinan Bisa Terjadi

WEDA - Perebutan rekomendasi partai politik khusunya diinternal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) oleh sejumlah kaders partai di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten Halmahera Tengah kian sengit

Bagi Abd. Rahim Odeyani, meski pun dirinya saat ini telah diusung oleh sejumlan partai politik diluar PDIP namun selaku kaders partai dirinya pun tidak mau ketinggalan dalam berebut rekomendasi partai berlambang krpala banteng itu

"Selaku kaders partai PDIP saya juga memiliki hak untuk berjuang mendapatkan rekomendasi partai meski saat ini mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati mendampingi Edi Langkara yang telah diusung oleh partai politik lainya," kata Rahim kepada sejumlah wartawan di kediamanya, Rabu (10/08)

Menurutnya dalam politik segala kemungkinan bisa terjadi. "Tidak menutup kemungkinan saya dan pak Edi dapat direkomendasikan sebab kami pun ikut dalam proses penjaringan yang dilakukan oleh PDIP," tandanya

Meski demikian dirinya mengembalikan semuanya pada keputusan partai. Odeyani sendiri saat ini telah dipaketkan bersama calon bupati Edi Langkara dengan diusung oleh empat partai politik seperti Golkar, Hanura, Gerindra dan NasDem. (moe)