Minggu, 13 November 2016

Cawabup Abd. Rahim Odeyani Optimis Era Menangkan Pilkada

WEDA - Mengawali kampanye putaran pertama pemilihan bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah 2017 pasangan nomor urut 2  Drs. Edi Langkara, MH dan Abd. Rahim Odeyani, SH. MH memulai masa kampanyenya di Daerah pemilihan (Dapil) II yakni di kecamatan Patani Barat

Calon wakil bupati nomor urut 2 Abd. Rahim Odeyani didampingi tim pemenang Elang-Rahim menyapa masyarakat Patani Barat yakni, Banemo, Moreala dan Sibenpopo. Dihadapan ribuan masa pendukungnya Odeyani mengatakan optimis memenangkan pertarungan politik 2017 mendatang bersama calon bupati Edi Langkara

Tak ketinggalan dihadapan simpatisannya Rahim menyampaikam visi-misinya, hal ini membuat ribuan pendukunya di Patani Barat tepuk tangan penuh semangat. "Dengan semangat yang nampak hari ini, saya bersama pak Edi Langkara sangat yakin akan memenangkan pertarungan Pilkada ini," tandas Rahim (11/11)

Rahim menyampaikan Halmahera Tengah butuh pemimpin tang memiliki visi besar, yang memiliki kemampuan, peka terhadap realitas sosial, memahami kemauan dan mampu mewujudkan kebutuhan masyarakat.

"Kita butuh pemimpin yang mau melayani masyarakat. Pemimpin yang tidak memmanfaatkan kekuasaan demi kepentingan pribadi dan kelompok. Pemimpin Halmahera Tengah tidak boleh menumpukkan kekayaan diatas kesengsaraan rakyat. Dengan demikian negeri dan rakyat ini akan bermartabat," Katanya disambut pekikan semangat masa pendukung

Dirinya berharap, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah kekuatan Era Fagogoru. "Yakin kita akan berkuasa di tanah kita senndiri," kata Rahim penuh optimis (moe)

Senin, 19 September 2016

Elang - Rahim 'Hipnotis' Ribuan Pendukung Di Kota Weda

WEDA - Deklarasi pasangan bakal calon bupati Drs. Edi Langkara, MH dan bakal calon wakil bupati Abd. Rahim Odeyani, Senin (19/08) di lapangan Falcino dihadiri ribuan pendukung yang didatangkan dari kecamatan Weda Timur, Weda Utara, Weda Tengah, Weda dan Weda Selatan

Hadir pula dalam kesempatan itu, Pimpinan partai politik pendukung dan pengusung dltingkat DPD/DPW seperti Partai Golkar, Hanura, Gerindra, Nasdem, PAN, PPP, PKP Indonesia,  PKS, dan PKB.

Edi Langkara (Elang) dalam orasi politiknya dihadapan ribuan pendukungnya mengatakan dari dukungan parpol serta kekuatan masa rakyat yang ada, dirinya besama Rahim (Abd. Rahim Odeyani)  sangat optimis memenangkan pilkada 2017 mendatang

"Sangat berbeda dengat momentum pilkada 2012 lalu, hari ini masyarakat Weda dari kecamatan Weda Timur hingga Weda Selatan tumpah ruah di kota Weda menyatakan dukunganya pada Pasangan Era-Fagogoru. Dan sya bersama Pak Rahim yakin memenangkan pilkada 15 September 2017 mendatang," kata Edi Langkara

Selanjutnya Abd. Rahim Odeyani diatas podium menyerukan segenap kekuatan Elang-Rahim untuk tetap menjaga kekuatan yan ada dalam rangka mengawal kemenangan yang sudah didepan mata. Selain itu, Mantan ketua DPRD Halteng itu menghimbau agar simpatisan Elang-Rahim untuk tidak percaya isu-isu murahan yang dapat  menghancurkan kekuatan yang kian nampak.

"Inshaa Allah, Ketika terpilih nanti kami (Elang-Rahim) tidak akan memperkaya diri, hindari Nepotisme serta kami senantiasa mengedepankan prinsip keadilan dalam pembangunan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat di bumi Fagogoru," tandas Rahim

Sebelumnya, Ketua Panitia Deklarasi Ahlan Djumadil dalam laporanya mengatakan berkat kerja sama semua tim penyelenggaran deklarasi dapat berjalan sukses tanpa hambatan. Dirinya berkeyakinan kehadiran pendukung Era Fagogoru hari ini merupakan representasi dari semua desa di Dapil I Weda

"Yang hadir hari ini belum seberapa, Masih banyak pendukung Elang-Rahim yang hari ini tidak bersama-sama kita hadir dalam deklarasi kali ini. Masih banyak ribuan pendukung yang tetap bersiaga di desa-desa," tandas Sekertaris DPC partai Gerindra tersebut

Disampaikan pula dengan melihat kekuatan masa hari ini (kemarin) dapat dipastikan pasangan Elang rahim akan meraih 10.000 suara pada pemilihan nanti. (moe)

Minggu, 18 September 2016

10 Ribu Masa Elang-Rahim Siap Duduki Kota Weda

- PKB Siap Amankan Kemenangan

WEDA - Panitia Deklarasi Pasangan Bakal Calon Bupati Drs. Edi Langkara dan bakal calon wakil bupati Abd. Rahim Odeyani, SH hari ini mendatangakan ribuan pendukung di kota Weda

Menurut ketua Panitia Deklarasi Elang-Rahim, Ahlan Djumadil, Minggu (18/08) mengatakan diperkirakan sebanyak 10 ribu masa simpatisan Era Fagogoru akan menduduki kota Weda. Sepuluh ribu masa itu didatangkan dari segenap penjuru mulai dari kecamatan Weda Timur, Weda Utara, Weda Tengah, Weda dan Weda Selatan

"Untuk deklarasai ini kami hadirkan masa pendukung dari Weda Timur hingga Weda Selatan", kata politisi Partai Gerindra itu

Sementara untuk masa pendukung Elang - Rahim di dapil II (Patani dan Gebe) tetap siaga ditempat. Menurut Ahlan, hal ini dimaksud untuk mendeteksi kekuatan khusunya di Dapil I (Weda)

Terkait itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halmahera Tengah, Taufiq H. Ghozali kepada Teropong Timur menyatakan PKB siap menghimpun simpul-simpul kekuatannya dalam upaya memenangkan Pasangan Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani

"Segenap kekuatan PKB akan kami himpun dalam rangka memenangkan Pasanga Edi-Rahim," tandas Taufiq alias Vicho

Dirinya pun yakin Pasangan Elang-Rahim akan memenagkan pertarungan politik dalam Pilkada tahun 2017 mendatang. "Dengan melihat kekuatan yang saat ini bergabung maka kami yakin pasangan yang diusung 11 Partai politik ini akan memengakan kompetisi pilkada ini," katanya.  (moe)

Jumat, 09 September 2016

Polres Halteng Didesak Tangkap Kepala Desa Sakam

Aswar : Kades Sakam Otak Penyerangan

WEDA - Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Tengah (Halteng) diminta agar turut memeriksa Kepala Desa Sakam, Kecamatan Patani Timur Fakir Abdul Salam karena diduga menjadi otak dalam  kasus pengeroyokan sejumlah warga Bocoli pada saat konflik tapal Batas Halteng-Haltim tahun 2015 lalu.

"Kami minta Polres Halteng segera memeriksa Kepala Desa Sakam sebagai otak dalam kasus pengeroyokan yang terjadi pada konflik tapal batas Halteng-Haltim 2015 lalu. Ini perlu karena 6 warga sakam yang di tahan saat ini oleh Jaksa Kejari Weda, itu beberapa diantaranya tidak terlibat secara langsung bahkan mereka itu bergerak atas dugaan perintah dari oknum kepala Desa Fakir, tapi kenapa mereka di tahan,"kata Aswar Salim, Wakil Direktur Gele-Gele Halmahera Tengah, Jumat (09/09)

Menurutnya, dalam kasus konflik tapal batas Halteng-Haltim 2015 lalu hingga berakhir sejumlah warga Bicoli menjadi korban, dikarenakan ulah Kepala Desa Fakir yang mengotaki serta memimpin penyerangan balik warga Bicoli saat itu

"Kenapa sekarang warga yang di tangkap dan membiarkan kepala Desa tersebut bebas dan tidak dijadikan sebagai pelaku atas kejadian itu. Kami minta Jaksa Kejari Weda agar membebaskan 6 warga Sakam tersebut, karena mereka bukan otak dari konflik itu," tandas Aswar. (moe)

Rabu, 24 Agustus 2016

Pencairan Anggaran Tahap II Tak Libatkan Kepsek

Luth : Tanda tangan saya direkayasa

WEDA - Polemik pembangunan geduang kantor SMA Negeri 8 Halmahera Tengah kian meruncing. Setelah sebelumnya terjadi aksi blockade gedung tersebut oleh sejumlah pekerja akibat upah yang belum terbayar, kini masalah baru muncul ke permukaan

Informasi yang dihimpun Teropong Timur, Rabu (24/08) bahwa dana tahap 2 telah ducairkan oleh Ishak Derek, Lagoa Kamari dan Parno Merek tanpa sepengetahuan Kepala Sekolah Luth Iskandaralam. Parahnya anggran tahap 2 yang di cairkan pada 12 Desember 2015 berkisar pada Rp. 260.000.000 itu tidak diketahui oleh kepsek selaku ketua panitia pembangunan gedung kantor SMA Negeri 8 Halteng

Ishakd dkk. diduga merekayasa tanda tangan kepala sekolah dalam pencairan anggaran tersebut. "Saya baru tahu bulan ini (Agustus) kalau pencairan anggran tahap II telah dilakukan pada tanggal 12 Desember 2015 lalu. Dalam hal ini saya tidak dilibatkan", kata Luth Iskandaralam kepsek SMAN 8 Halteng

Luth mengaku terkait masalah ini dirinya telah dipanggil oleh pihak kepolisian setempat (Pospol Patani Utara) untuk dimintai keterangan bersama ketiga terduga dalam kasus ini

Sementara itu, Briptu. Finigen Mami saat dikonfirmasi membenarkan kalau Kepolisian setempat telah memediasi pertemuan dengan pihak Sekolah, Penanggung jawab proyek serta para pekerja.

"kami telah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan", kata Briptu Finigen. (moe)

Akhirnya Pendukung Muttiara-Berkah Konfoi

WEDA - Penantian panjang terkait siap yang bakal mendapatkan mandat DPP PDI Perjuangan membuat para pendukung dan simpatisan khusunya Muttiara T. Yasin dan Soksi Hi. Ahmad di kota Weda 'Harap-harap cemas'

Perburuan rekomendasi yang turut menyita antusias para pendukung pun tak terbendung. Rabu (24/08) pendukung Mutiara T. Yasin dan Kabir Hi. Kahar meluapkan kegembiraanya setelah mendengar kabar kalau DPP PDI Perjuangan telah merekomendasikan pasangan yang berjuluk 'Muttiara Berkah' itu

Amatan koran ini puluhan kendaraan dua dan 2 unit mobil terlihat melakukan konfoi keliling kota Weda dengan menyertakan atribut partai pengusung seperti PDIP dan PBB

Meski demikian, Kubu Soksi Hi. Ahmad membantah kalau rekomendasi tekah dikeluarkan. "Tidak benar kalau rekomendasi telah dikeluarkan. Itu hanya isu", tandas Herman Jumat, Koordinator Gradasi Halteng

Menurutnya sejauh ini DPP PDI Perjuangan belum menetapkan calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah sebab masih terjadi tarik ukur di pusat. Dirinya pun yakin, DPP PDIP masih akan mempertimbangkan posisi Soksi yang saat ini kapasitasnya selaku Wakil Bupati Halmahera Tengah

"Kami yakin rekomendasi akan jatuh ke tangan bung Soksi sebab dia sangat berpeluang mengendarai partai besutan Megawati Soekarno Putri", tukasnya. (moe)

Rabu, 10 Agustus 2016

BEREBUT REKOMENDASI 'BANTENG'

Rahim :  Segala Kemungkinan Bisa Terjadi

WEDA - Perebutan rekomendasi partai politik khusunya diinternal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) oleh sejumlah kaders partai di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten Halmahera Tengah kian sengit

Bagi Abd. Rahim Odeyani, meski pun dirinya saat ini telah diusung oleh sejumlan partai politik diluar PDIP namun selaku kaders partai dirinya pun tidak mau ketinggalan dalam berebut rekomendasi partai berlambang krpala banteng itu

"Selaku kaders partai PDIP saya juga memiliki hak untuk berjuang mendapatkan rekomendasi partai meski saat ini mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati mendampingi Edi Langkara yang telah diusung oleh partai politik lainya," kata Rahim kepada sejumlah wartawan di kediamanya, Rabu (10/08)

Menurutnya dalam politik segala kemungkinan bisa terjadi. "Tidak menutup kemungkinan saya dan pak Edi dapat direkomendasikan sebab kami pun ikut dalam proses penjaringan yang dilakukan oleh PDIP," tandanya

Meski demikian dirinya mengembalikan semuanya pada keputusan partai. Odeyani sendiri saat ini telah dipaketkan bersama calon bupati Edi Langkara dengan diusung oleh empat partai politik seperti Golkar, Hanura, Gerindra dan NasDem. (moe)

Menuju Pilkada 2017, Langkah Elang - Rahim Makin Mantap

WEDA -  Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Drs. Edi Langkara, MH dan Abd. Rahim Odeyani, SH.MH dipastikan mulus melalui tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2017 mendatang

Hal ini dibuktikan dengan dikantonginya sejumlah rekomendasi partai politik yang saat ini telah memutuskan mengusung pasangan calon yang familiar disapa Era Fagogoru ini

Abd. Rahim dalam sambutanya usai melakukan konfoi di kota Weda ibukota Halmahera Tengah, Rabu (10/08) mengatakan sejauh ini pasangan yang mengusung tema perjuangan 'Era Kebangkitan Fagogoru' telah mengantongi 4 (Empat) rekomendasi partai yang memiliki kursi di Parlemen daerah (DPRD) yakni Partai Hanura, Partai Nasdem, Partai Gerindra dan Partai Golkar. Sementara partai non seat (non kursi) juga telah menjatuhkan pilihan politiknya melalui rekomendasi diantaranya Partai Demokrat, PPP, PKB, PAN dan PKS.

Menurut Imo (Sapaan akrab Abd. Rahim) dukungan partai politik terhadap dirinya bersama Elang (panggilan Edi Langkara) merupakan semangat untuk mengantarkan mereka menuju kursi bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah

"Saya bersama pak Edi percaya dengan dukungan politik yang ada ditambah kekuatan rakyat yang saat ini bersama-sama akan memudahkan kami dalam perjuangan memenangkan pertarungan pilkada 2017 nanti," tandas Rahim

Selanjutnya, bakal calon bupati Edi Langkara ditengah-tengah ratusan pendukung Era Fagogoru mengatakan dirinya bersam Rahim siap memenangkan pilkada.

Seraya berpesan kepada simpatisan dan pendukungnya, Elang menghimbau agar tetap berpegang pada nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah Fagogoru yang dianut dan ditanamkan oleh leluhur Gamrange selama ini

Edi pun percaya, dirinya bersama calon wakil bupati (Rahim) akan memenangkan pilkada tahun 2017 mendatang. "Saya yakin dengan dukungan rakyat selama ini, bersama pak Abd. Rahim Odeyani akan mulus menghadapi riak-riak politik yang saat ini sedang dihadapi," tandas Elang

Hadir pula dalam acara silaturahmi itu para pimpinan partai pengusung dari partai Golkar, Gerindra, Hanura dan beberapa pimpinan partai lainya.

Sebelumnya, Edi disambut oleh ratusan pendukung dengan mengendarai puluhan mobil dan ratusan sepeda motor. Elang - Rahim diarak pendukungnya konfoi didalam kota Weda dengan pengawalan ketat aparat kepolisian polres Halmahera Tengah. (moe)

Selasa, 09 Agustus 2016

Panwaslu Diminta Tidak Luluskan Calon Panwascam Yang Diduga Bermasalah

WEDA - Panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) diminta tidak melulusakan calon panwas kecamatan yang dinilai bermasalah

Hal ini disampaikan Sekertaris LSM Gelegele Ahkamil Hamid, Selasa (09/08) kepada wartawan. Dirinya menuturkan Panwas kabupaten harus peka merespon berbagai masukan terkait dugaan beberapa oknum calon anggota panwascam yang disinyalir bermasalah

"Kalau kami ikuti beberapa pemberitaan media beberapa hari ini ternyata ada sejumlah oknum calon panwascam yang didduga kuat bermasalah," kata Ahkamil

Dikatakannya oknum calon panwas kecamatan itu diantaranya ada yang diduga menyelewengkan uang petugas lapangan pada momentum pemilihan presiden tahun 2014 lalu. sementara yang lainya diduga kuat terlibat sebagai tim sukses salah satu calon kepala daerah

Bagi Ahkamil, Memang sulit untuk membuktikan keterlibatan mereka sebagai tim sukses sebab mereka sejauh ini belum mengantongi SK (Surat Keputusan)  dari kandidat tertentu.

"Intinya Panwas kabupaten selama proses seleksi berlangsung harus peka terhadap berbagai informasi yang berkembang dimasyarakat diantaranya yang telah diekspos oleh media masa," lanjutnya

LSM Gelegele berharap proses seleksi dapat berlangsung dengan baik utamanya para penyelenggara (Panwaslu) tetap menjaga kredibilitas dan integritas lembaganya agar tidak tersandra oleh kepentingan politik sesaat. (moe)

Senin, 08 Agustus 2016

Peringati HUT RI Dengan Lomba Fotografi

WEDA- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemudah Indonesia (KNPI) Halmahera Tengah (Halteng) bersama dengan Bagian Humas Protokoler dan Persandian Setda Halteng dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia  ke - 71, menggelar lomba fotografi dan pameran foto.

Ketua Panitia Lomba Fotografi M. Fa'athir  Ear kepada awak media menjelaskan, lomba ini merupakan bentuk kecintaan pemuda terhadap bangsa ini dengan tema "Pemuda dalam frame kemerdekaan untuk Halmahera Tengah".

"Lomba ini khusus bagi pemula yang bertempat tinggal di wilayah kabuoaten Halmahera Tengah," kata Fa'Athir, Senin (08/08)

Dikatakan pula, Setiap peserta diwajibkan memasukkan lima buah foto sesuai dengan ketentuan yang diterapkan dalam lomba nanti.

Lebih lanjut kata Fa'athir foto hasil dari peserta diserahkan paling lambat tanggal 17 agustus  dalam bentuk soft copy (flasdisk CD) dengan mencantumkan keterangan foto ,  judul foto, lokasi, nama pemilik dan jenis camera.

"Diharapakan, peserta dapat mempersembahkan karya terbaik, sehingga hasil fotonya dipamerkan nanti. perlombaan ini tidak dipungut biaya pendaftaran". ujarnya (moe)

Pasangan Ratu Fagogoru Mendaftar Ke KPUD

- 4. 547 Syarat Dukungan KTP Berhasil Dikumpulkan

WEDA - Salah satu kontestan pilkada Halmahera Tengah yakni Ratna Hi. Muslim dan Yunus Idris, Senin (08/08) menyambangi kantor KPUD Halmahera Tengah. Kedatangan pasangan calon ini untuk mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah periode 2017 -2022 lewat jalur Perseorangan

Pasangan yang familiar disapa Ratu itu tiba di kantor KPUD pada pukul 15.30 itu didampingi oleh sejumlah tim sukses. Bertempat di aula kantor KPUD pasangan calon langsung menyerahkan berkas dukungan ke komisoner KPUD untuk diverifikasi sebagaimana ketentuan

Usai menyerahkan syarat dukungan (KTP), bakal calon bupati Ratna Hi. Muslim kepada sejumlah media mengatakan dirinya bersama calon wakil bupati Yunus Idris siap menghadapi kontestan politik lain dari jalur partai politik.

"Insya Allah Saya yakin menangkan Pilkada Halteng dengan melihat dukungan yang ada," tandas Ratna

Dirinya pun mengatakan kalau keikutsertaanya dalam pilkada ini karena sebuah panggilan nurani selaku anak negeri untuk senantiasa berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat di Halmahera Tengah.

"Saya yang turun langsung ke masyarakat saat pengumpulan KTP. Dan saya tahu persis keadaan masyarakat. Olehnya itu melalui jalur Independent (Perseorangan) saya punya keyakinan akannlebih dekat dengan masyarakat," katanya. (moe)

Rabu, 03 Agustus 2016

114 Calon Panwascam Ikut Seleksi

WEDA - Sebanyak 114 peserta calon Panitia Pengawas (Panwas) kecamatan, Rabu (03/08) menjalani seleksi tertulis bertempat di ruang belajar SDN 2 Weda Halmahera Tengah

Jumlah peserta calon panwascam itu berasal dari 10 kecamatan di Halteng. Seleksi tersebut berlangsung pada pukul 14.00 sampai pukul 15.00 WIT.

Usai memantau jalannya seleksi Panwascam, Ketua Panwaslu Halmahera Tengah Ubaidi Abd. Halim kepada sejumlah wartawan mengatakan Pihaknya berharap proses seleksi ini dapat diikuti dengan baik agar lolos pada tahapa-tahapan selanjutnya

Lebih jauh dikatakan, Panwaslu Halteng berharap hasil seleksi panwas kecamatan sesuai dengan yang diharapkan. Dikatakan juga pihaknya memastikan tidak akan  meloloskan calon-calon yang anggota panwascam yang terlibat dalam kepengurusan partai politik juga yang memiliki jejak rekam buruk sebagai penyelenggara pemilu

"Intinya lembaga ini bekehendak agar calon-calon panwas kecamatan kelak jika lulus seleksi diharapkan mampu menjaga integritas serta berkomitmen menjaga proses politik pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2017 dengan perpegangnpada prinsip jujur dan independen," tandas Ubaidi. (moe)

Rabu, 27 Juli 2016

Untuk Gapai Opini WTP, Bupati Minta SKPD Tingkatkan Kinerja

WEDA - Bupati Halmahera Tengah Ir. M. Al Yasin Ali, M.MT meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar lebih meningkatkan kualitas kerjanya demi pencaoaian hasil yang maksimal

Hal ini disampaikan Bupati saat penyampaian LKPJ APBD 2015 di Gedung DPRD Halteng. Menurut Yasin untuk mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian maka perlu ditingkatkan kinerja ditiap-tiap SKPD

"Halmahera Tengah sangat berpeluang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Oleh karena itu saya himbau agar semuanya bekerja, melakukan yang terbaik demi kepentingan daerah yang kita cintai ini,"kata bupati dua periode itu

Menurut bupati, saat ini Opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian) telah membuktikan kalau kita bekerja dengan pengelolaan keuangan daerah yang maksimal. Olehnya itu kedepan perlu kita  tingkatkan dari WDP ke WTP. Pernyataan bupati ini mengundang tepuk tangan dari para peserta sidang paripurn. (moe)

Jumat, 22 Juli 2016

Pendukung Elang - Rahim Konfoi Di Pulau Gebe

WEDA - Simpatisan dan pendukung pasangan calon bupati dan wakil bipati Halmahera Tengah Drs. Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani di kecamatan Pulau Gebe tampak antusias mendengar informasi telah diperolehnya sejumlah rekomendasi dari beberapa partai politik

Semangat itu ditunjukkan dengan melakukan konfoi kendaraan melintasi desa-desa di pulau Gebe. Ratusan pendukung dengan mengendarai sepeda motor dan mobil truk itu mewarnai aksi konfoi itu dengan atribut sejumalah partai yakni Partai Hanura, Nasdem, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, PKP Indonesia, dan PPP

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Gebe. Kepada Teropong Timur, Rabu (20/07) Irwan H. Mahmud koordinator lapangan Era Kebangkitan pulau Gebe mengatakan aksi ini dilakukan secara spontanitas sebagai wujud dukungan atas Edi Langkara dan Rahim Odeyani

"Kami berikan apresiasi dan dukungan kepada kandidat kami yakni pak Edi dan pak Rahim dengan cara konfoi seperti ini," kata Irwan

Sebelum bergerak melakukan konfoi ratusan pendukung itu berdoa bersama dengan harapan calon bupati dan wakil bupati mereka diberi kekuatan salam menghadapai pilkada 2017 nanti. (moe)

Kamis, 21 Juli 2016

PPK Dan PPS Pulau Gebe Dilantik

Hairuddin Amir : Jadilah penyelenggaraan yang jujur

WEDA - Prosesi pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kecamatan Pulau Gebe berlangsung khidmat dan lacar. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 21.00 WIT itu dilaksanakan di aula kantor kecamatan Pulau Gebe

Hadir dalam kesempatan itu, selain para anggota PPK dan OPS juga Camat Pulau Gebe, Danrami pulau Gebe Capt. (Arm) Zaenal Arifin serta beberapa tokoh agama dan dan beberapa kepala desa.

Ketua KPUD Halmahera Tengah Hairuddin Amir dalam sambutanya menekankan pentingnya sikap kejujuran disetiap diri Anggota PPK maupun PPS dalam rangka menjaga proses demokrasi di Halmahera Tengah berjalan aman dan lancar

"Komitmen kita adalah menjaga marwah lembaga penyelenggara ini (KPUD) dengan berpegang pada prinsip kejujuran dan keikhlasan demi terselenggaranya hajatan pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati Hakmahera Tengah yang jujur dan adil", kata Hairuddin, Rabu (20/07)

Selain itu, menurut Hairuddin selaku penyelenggara dirinya berharap baik PPK maupun PPS dapat memahami dan berpegang pada Undang-undang serta Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU)

Harapanya agar para penyelengara ditingkat Kecamatan maupun desa dapat memegang amanah lembaga KPU ini dengan baik sehingga dengan dapat tercipta sisitim demokrasi yang berkualitas den melahirkan pemimpin dari rakyat. (moe)

Jumat, 15 Juli 2016

Akhirnya Rekomendasi Hanura Milik Elang - Rahim

WEDA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) akhirnya mengusung Drs. Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani sebagai calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah periode 2017 - 2022

Hal ini ditandai dengan menyerahkan Rekomendasi calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah pada Kamis, (14/7) bertempat di Kantor DPP Hanura

Rekomendasi dengan Nomor : SKEP/B/018/DPP-HANURA/VII/2016 tentang Calon bupati dan wakil bupati Halmahera Tengah periode 2017-2022 ini diserahkan langsung oleh ketua tim Penjaringan Pusat  Heri  dan Sekretaris Tim Penjaringan Sarbini. Hadir pula dalam kesempatan itu ketua DPC Hanura Halmahera Tengah Nurhidayah Teng serta Fungsionaris laninya Zulkifli Alting

Rekomendasi tersebut diterima langsung oleh bakal calon bupati Edi Langkara dan calon wakil bupati Abd. Rahim Odeyani.

Kepada Wartawan, Fungsionaris DPC Hanura Halteng Hayun Maneke mengatakan dengan  rekomendasi ini, Partai Hanura siap sedia bekerja untuk memenangkan pasangan calon yang diusung partai besutan Wiranto ini.

"Tekad kami adalah bekerja untuk memenagkan pertarungan Pilkada 2017 mendatang," kata Hayun

Dia pun menjelaskan, seluruh kaders Hanura ditingkat kabupaten, kecamatan dan desa menyambut baik rekomendasi tersebut dan siap memberikan yang terbaik bagi Calon kepala daerah yang diusung demi kepentingan daerah dan masyarakat Halmahera Tengah kedepan. (moe)

Minggu, 03 Juli 2016

Bupati Shalat Idul Fitri di Weda, Wabup Di Tepeleo

WEDA- Bupati Halmahera Tengah (Halteng) M Al Yasin Ali di jadwalkan akan melaksanakan Shalat Idul Fitri di weda Kecamatan Weda bersama dengan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sementara Wakil Bupati (Wabup) Soksi Hi Ahmad dijadwalkan akan melaksanakan Shalat Idul Fitri Di Desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Halteng Muchlis Majid mengatakan, Bupati akan melaksanakan sahalat Idulfitri  di weda, dan semua SKPD di instruksikan untuk melaksanakan Shalat di Weda, Sahalat idul fitri ini kata dia, dipusatakan di lapangan Falcino Weda.

"Jadi Bupati bersama dengan SKPD melaksanakan Shalat Idul Fitri di weda," kata Kabag Kesra kepada Teropong Timur, Minggu (3/7).  Lanjutnya, yang bertindak selaku Imam adalah H Umar Yahya dan menjadi Khatib pada pelaksanaan Idul Fitri Ust Aidin Baharuddin dari Jakarta.(moe).

Kantor Camat Patani Jadi 'Papan Tulis'

WEDA - Kantor Camat Patani yang terletak di jalan raya desa Wailegi kecamatan Patani menjadi sasaran kemarahan warga saat melakukan aksi protes kepada pemerintah daerah terkait masalah salah satu mesin dengan kapasitas 250 KVA yang seyogianya untuk menambah daya di PLN ranting Patani namun oleh PLN Weda mesin tersebut ditahan.

Akibatnya, Saat lawatan Bupati Halmahera Tengah Ir. M. Al Yasin Ali ke kecamatan Patani disambut dengan aksi demonstrasi oleh warga setempat. Warga menuding Pemerintah ada dibalik persoalan tersebut. Mereka pun menuding Mesin PLN tersebut sengaja ditahan untuk menambah daya listrik di kecamatan Weda

Amatan koran ini, Minggu (03/07) sejumlah tulisan menggunakan Philox terdapat disejumlah dinding bangunan kantor camat. Tulisan-tulisanbtersebut diantaranya 'Bupati Posisi?', Halmahera Terang Posisi', dan Kami Tidak butuh safari ramadhan, kami hanya butuh Listrik'. (moe)

Elang - Rahim Kantongi Rekomendasi Hanura Dan Nasdem

WEDA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menetapkan Drs. Edi Langkara, MH dan Abd. Rahim Odeyani, SH. MH sebagai calon bupati dan calon wakil bupati kabupaten Halmahera Tengah periode 2017 - 2022.

Hal ini disampaikan oleh Arius Sapulete salah satu anggota Tim Penjaringan Pilkada wilayah Tumur. Kepada Wartawan koran ini, Arius mengatakan DPP telah melakukan berbagai proses dan tahapan dalam penjaringan bakal calon bupati yang akan diusung Hanura.

Bersasarkan Survey yang dilakukan Partai Hanura, Pasangan Bakal calon bupati dan wakil bupati Edi Labgkara dan Abd. Rahim Odeyani menemlati posisi teratas dibanding bakal calon lainya.

"Dasar penetapan kami sesuai dengan mekanisme partai. Pasangan Edi - Rahim menempati posisi paling tinggi sehingga DPP menetapkan keduanya sebagai calon kepala daerah 2017mendatang," kata Arius, Sabtu (02/07)

Selain itu, Kedua pasangan yang diusung oleh partai besutan Wiranto ini menilai Edi Langkara memiliki track record yang baik sertra berprestasi baik di level kabupaten dan privinsi Maluku Utara

"Hanura telah memberikan rekomendasi kepada kedua pasangan calon kepala daerah ini. Oleh karenanya tidak ada lagi klaim dari pihak manapun terkait rekomendasi Hanura," tandasnya

Selain Hanura, DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pun lebih awal memberikan rekomendasinya kepada pasangan calon bupati yang familiar dengan sebutan ERA Kebangkitan ini. (moe)

Kamis, 30 Juni 2016

Alumni Smansa Weda Angkatan 2006 Gelar Buka Puasa Bersama

- Canangkan Program Sosial

WEDA -  Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Weda (Smansa) kembali menggelar buka bersama. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Rahima Ibnu desa Were kecamatan Weda ini dihadiri hampir seluruh alumni Smansa Wrda Angkatan 2006.

Kegiatan yang diprakarsai para alumni ini di awali dengan sambutan oleh Aswar Salim mantan ketua Osis SMA Negeri 1 Weda. Disela - sela sambutannya Aswar menekankan pentingnya solidaritas dikalangan alumni. Dirinya pun berharap kedepan kegiatan semacam ini akan terus dilakukan dengan merangkai kegiatan-kegiatan lainya

"Tentunya kita semua berharap ada kegiatan lain yang jauh lebih besar yang dapat kita lakukan," kata Aswar, Kamis (30/06)

Lebih lanjut koordinator Alumni Smansa Weda 006 Hartono Lawer dihadapan alumni mengatakan banyak agenda yang akan dilakukan utamanya kegiatan-kegiatan sosial yang harus dikakukan. Hal ini dimaksud untuk menjaga solidaritas antar sesama alumni

"Kegiatan sosial kemasyarakatan akan banyak kita lakukan. kita semua akan akan menggiring paradigma kita pada kerja-kerja sosial sebagai wujud pengabdian kita pada masyarakat," tandas Hartono

Dirinya pun berharap solidatitas serta kesetiakawanan ini akan terus terjaga dan terjalin dimasa-masa mendatang. (moe)

Kamis, 16 Juni 2016

Pemda Halteng Peringati HLH Sedunia

WEDA - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) sedunia tahun 2016. Badan lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Halmahera Tengah menggelar upacara dirangkai dengan acara buka puasa bersama bertempat di aula kantor bupati Halmahera Tengah

Kegiatan yang mengusung tema 'Go wild for life' selamatkan tumbuhan dan satwa langkah untuk kehidupan, ini dihadiri oleh asisten I Aetda Halteng Basri Botutu dan sejumlah pimpinan SKPD Lainnya.

Basri Botutu dalam membacakan sambutan mentri Lingkungan Hidup mengatakan, hari lingkungan hidup sedunia ini diperingati setiap tanggal 5 juni. Pada tahun ini United Nationals Environment Programe/ Badan Lingkungan Hidup PBB telah menetapkan tema 'go wild for life'

" Secara nasional kita menyesuaikan tema hari Lingkungan hidup indonesia 2016 adalah selamatkan tumbugan dan satwa langka untuk kehidupan,"ujarnya.

Tema ini sangat penting bagi indonesi yang kaya keanekaragaman hayati, namun banyak persoalan kita hadapi dalam keanekaragaman hayati. Sebagian besar lanjutnya, spesies diketahui menghadapi ancaman kepunaan karena perusakan habibat dan perburuan. Berdasarkan data IUNCN tercatat 2 spesies satwa berkategori, punah, 66 spesies berkategori krisis dan 167 spesies kondisi genting. Sementara untuk tumbuhan 1 spesies punah, 2 spesies punah in satu, 115 spesies kritis dan 72 berstatus genting.

Oleh karena itu pemerintah menegaskan upaya perlindungan terhadap tumbuhan dan satwa liar (TSL). Selain kebijakan perlindungan TSL, indonesia juga kata dia, aktif memberantas kejahatan perdagangan TSL (wildlife crime). Sehingga sepanjang periode 2010-2014 jumlah kasus TSL yang berhasil diselesaikan sebanyak 146 kasus dari total 188 kasus atau sebesar 77,6 persen.

" Wild life crime telah menjadi transnasional organized crime dan diposisikan serupa dengan kejahatan luar biasa, seperti korupsi, pencurian uang, kejahatan terorganisir, senjata api ilegal dan obat-obatan terlarang," tutupnya. (moe)

Gaji Ke 13 Dan 14 Belum Ada Tanda- Tanda


WEDA - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah hingga saat ini belum menerima surat edaran dari Menteri Keuangan mengenai gaji ke 13 dan 14 bagi para Pegawai Negeri Sipil.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Adet Daerah (BPKAD) Muh. Ridha Saleh mengaku pihaknya hingga saat ini belum mendapat surat edaran dari kementerian keuangan

"Belum ada surat edaran," kata Muh. Ridha kepada Teropong Timur, Kamis (16/06)

Biasanya gaji ke 13 dan 14 tersebut diberikan kepada para PNS pada bulan Juni karena gaji ke 13 ini untuk biaya anak memasuki sekolah atau tahun pendidikan yang baru. Sedangkan untuk gaji ke 14 ini hanya berupa gaji pokok tidak termasuk tunjangan tetapi hingga kini juga belum ada surat edaran dari kemenkeu. (moe)

Selasa, 07 Juni 2016

Tuntut Penerangan Dan Air Bersih, Warga Pulau Gebe Demo FBLN

WEDA - Tuntutan kesejahteraan terus disuarakan oleh warga kecamatan pulau Gebe. Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Sabtu (04/06) warga yang berasal dari delapan desa di kecamatan pulau Gebe mendatangi kantor PT. Fajar Bhakti Lintas Nusantara (FBLN)

Sesampainya di Kantor FBLN Warga menyuarakan tuntutannya diantaranya, Perbaikan Jalan, Penerangan serta air bersih. Warga juga menilai selama ini mereka hanya diberi janji oleh pemerintah daerha kabupaten Halmahera Tengah dan Pemrov Maluku Utara serta pihak swasta yang bercokol di Pulau Gebe

"Mereka datang dengan janji manis pada masyatakat pulau Gebe. Pemda Halteng, Pemda Provinsi Maluku Utara dan mereka yang saat ini berinvestasi di bumi Pulau Gebe," tandas seorang orator

Lebih jaug dikatakan, Warga dan lahan di Pulau Gebe hanya menjadi bahan eksploitasi kepentingan yang dilakukan pemerintah daerah dan Perusahan tambang selama ini. "Sudah terlalu banyak kebohongan pemerintah dan pihak Swasta pada kami. Kami butuh jalan yang baik, kami butuh penerangan yang baik pula serta air bersih yang mencukupi kebutuhan warga pulau Gebe," tambahnya

Masa aksi pun berjanji akan melakukan aksi susulan bila tidak ada perhatian serius dari pemerintah dan pihak FBLN. (moe)

Senin, 06 Juni 2016

Fasilitas Tidak Memadai, Siswa SMK Negeri 6 Halteng Terpaksa Melantai Saat Belajar

WEDA- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Halmahera Tengah (Halteng) yang berlokasi di Desa Damuli Kecamatan Patani Timur Halteng saat ini sangat membutuhkan pengadaan Mobeler oleh Pemda setempat. Pasalnya, kondisi ruang kelas belajar (RKB) di sekolah itu sangat memprihatikan, lantaran siswa harus melantai saat proses belajar mengajar berlangsung.

Naimudin Nuh salah satu warga setempat mengatakan, kondisi ruang belajar di SMKN Negeri 6 Halteng yang tanpa mobeler sangatlah memprihatikan, karena setiap siswa belajar harus melantai, betapa tidak dari tujuh ruang belajar tiga ruang belajar tidak memiliki mobeler dan empat ruang mobelernya tidak mencukupi jumlah siswa yang ada.

"Kami sangat sangat menyesalkan kondisi sekolah yang tanpa mobeler, padahal setiap tahun anggaran pendidikan baik maupun bantuan pendidikan terus mengalir," cetusnya ketika mengkonfirmasi kepada koran ini Minggu (5/6).

Dia meminta kepada pihak terkait, untuk melakukan audit terhadap mantan kepala sekolah SMK N 6 Halteng Faujion Halek sebab dinilai selama ini dana Bos tidak nampak peruntukannya, selain itu juga diminta kepada Pemda Halteng dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) untuk segera menibjau kondisi sekolah saat ini untuk diberikan bantuan mobeler.(moe)

Bila Terbukti Pakai Ijazah Palsu, PNS Akan Di Pecat

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi mengungkap pihaknya sudah menggandeng inspektorat di kementerian/lembaga untuk melakukan penyisiran terhadap dokumen ijazah pegawai negeri sipil (PNS) di daerah.

Jika terbukti, Yuddy menegaskan pihaknya siap membatalkan kenaikan pangkat pegawai yang bermasalah. “‎Kan sudah ada surat edarannya bahwa PNS yang terbukti pakai ijazah palsu, maka ia dicopot dari jabatannya, dan diturunkan satu tingkat kepangkatan-kepangkatannya,” ujar Yuddy di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/6).

Selain penyisiran di internal, Kemenpan-RB juga terus berkoordinasi dengan Kemendikti dan Mabes Polri untuk mendapatkan daftar ‎nama pemilik ijazah palsu.

“Yang list-nya sudah diberikan Mabes dan Dikti, maka inspektorat di lembaga maupun daerah sudah bisa membatalkan kepangkatan-kepangkatannya,” imbuh Yuddy.

Yuddy memastikan pencopotan dan penurunan jabatan adalah sanksi administrasi yang berat untuk para PNS. “Tidak sampai pada pemecatan, karena proses CPNS adalah proses lain, masalah penggunaan ijazah palsu itu hal lain. Konsekuensinya negara dirugikan membayar gaji selama ini, dengan kepangkatan dan jenjang lebih tinggi, jadi kami copot, kami turunkan,” tandas Yuddy.

(moe/berbagai sumber)

Kamis, 02 Juni 2016

Bupati Yasin Berharap Pemberitaan Media Lebih Berimbang

WEDA- Bupati Halmahera Tengah (Halteng) M Al Yasin Ali meminta kepada pihak media terutama yang bertugas melakukan peliputan di Halteng agar selalu menjaga keseimbangan dalam setiap pemberitaan. Menurut Bupati Yasin dirinya siap dikritik dan dievaluasi disetiap kinerja yang dialkukan selama ini,  namun juga harus selalu memperhatikan yang namanya keseimbangan.

" Boleh saja dikritik, tapi harus ada keseimbangan jangan hanya ada satu pihak," ujar bupati Yasin kepada Teropong Timur di ruang kerjanya Kamis (2/6).

Bupati kata dia, keseimbangan itu harus selalu dilakukan dalam setiap kali pemberitaan, karena yang namanya pemberitaan bukan hanya pada segi keburukan seseorang pimpinan ataupun satu daerah akan tetapi disisi kebaikan dan keberhasilan yang juga harus dipublikasikan kepada publik untuk diketahui. Jika lanjutnya, setiap pemberitaan hanya dilihat pada sisi negatif maka secara tidak langsung keseimbangan diabaikan padahal itu sangat penting.

Olehnya itu, saya berharap agar pihak media tetap menjaga kesimbangan dan terus mengawal pemda dalam pembangunan daerah.(moe)

Perkuat Sektor Perikanan, Pemda Halteng MoU Dengan BI

WEDA - Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) bersama dengan PT. Bank Indonesia (BI),  Fakultas Perikanan Universitas Khairun (Unkhair)  Ternate Dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) provinsi Maluku Utara (Malut)  Kamis, (2/6) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) terkait Plaster Budi daya Ikan Laut.

Kegiatan yang berlangsung  di Desa Loleo Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah itu di hadiri Wakil Bupati Halmahera Tengah Soksi H. Ahmad, utusan dari PT. Bank Indonesia perwakilan Maluku Utara , Kepala Dinas Kelautan dan perikanan Malut, Dekan Fakultas Perikanan Kelautan Dan Perikanan Universitas Khairun Ternate serta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Halteng.  
Mengawali penyampaianya, Surahman dekan fakultas Perikanan Unkhair mengatakan bahawa Halteng memiliki Potensi Yang cukup besar. "ini adalah dalam rangka Mewujudkan Halmahera Tengah sebagai daerah Pemasok Ikan,  dan desa Loleo Bisa dijadikan sebagai desa Binaan atau desa Inovatif," kata Surahman

Sementara itu, Dwi T. Walianto mewakili Bank Indonesia menyatakan BI pada prinsipnya akan terus mendorong kemajuan serta peningkatan peranya jika para nelayan binaan sudah layak dan untuk melakukan pengembangan Nelayan inilah peran perbankan.

Sementara itu, Bupati kabupaten Halmahera Tengah, Ir. M. Al Yasin Ali,M.MT mengatakan pentingnya kebijakan strategi pembanguanan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat pesisir, dengan mempertimbangkan aspek potensi dan sumber daya alam yang tersedia akan memberikan dampak yang besar dan cepat terhadap upaya kesejahteraan masyarakat .

Dikatakan pula panjang garis pantai Halmahera Tengah kurang lebih 556,41Km tentu sangat potensial untuk dikembangkan budi daya ikan laut, budi daya Rumput laut, dan budi daya lainnya.

"Pada kesempatan ini saya berharap penjajakan kerjasama dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Halmahera Tengah dan Dinas Kelautan perikanan Provinsi. Terkait pengembangan Udang Vename di Halmahera Tengah dapat ditindak lanjuti," kaya Bupati Yasin

Kepedulian Bank Indonesia dalam Program Pembudidayaan Ikan laut merupakan strategi pengembangan pemberdayaan Masyarakat dalam rangka pengembangan ekonomi, penguatan kelembagaan sosial ekonomi dan partisipasi masyarakat. Dengan mendayagunakan sumberdata pesisir laut secara berkelanjutan.

"MOU hari ini melibatkan beberapa Stakeholder diharapkan mampu meningkatkan produksi dan pemasaran, sumber daya manusia, akses permodalan, manajemen,dan tekhnologi bagi usaha perikanan serta mengembangkan jaringan usaha kemitraan antara Pemerintah, swasta, dan masyarakat di tingkat lokal yang dapat menjamin usaha dan peningkatan pendapatan Masyarakat," lanjutnya

Tak lupa Buoati Halteng memberikan aoresiasi atas  upaya pimpinan Bank Indonesia dan diharapkan kedepan bersinergi sehingga kegiatan pengembangan Klaster pembudidaya Ikan laut di desa Loleo menjadi percontohan bagi desa- desa lain di Kabupaten Halmahera Tengah. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dinas kelautan Perikanan Provinsi Maluku Utara dan dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan Unkhair yang turut terlibat dalam kerjasama ini," tambah Al Yasin Ali

Yasin pun mengharapkan kepada para kelompok nelayan yang menerima bantuan berupa keramba agar dijaga dan dipelihara sehingga bibit yang telah ditebar dapat dipanen tepat pada waktunya. "harapan saya, mudah - mudahan kita semua bisa hadir pada Panen Perdana di waktu mendatang," (moe)

Oknum Polisi Nyaris Tebas Warga Gemia Usai Shalat Subuh

WEDA - Ulah oknum polisi ini patut dipertanyakan. Betapa tidak tingkahnya yang sering meresahkan warga Desa Gemia dinilai sudah melampaui batas dan memupus batas kesabaran warga setempat

Adalah IB alias Irwan. Oknum polisi berpangkat brigadir Polisi kepala (Bripka) yang merupakan Babinkamtibmas desa Gemia kecamatan Patani Utara. Dirinya diketahui sering berbuat hal tidak wajar dan mengundang keresahan masyarakat.

Informasi yang dihimpun koran ini, kalau Irwan sering mengeluarkan Senjata jenis pistol miliknya dan menembakkan ketika sedang mabuk atau berseteru pendapat dengan warga desa. Terakhir dirinya  dilaporkan nyaris menebas salah satu warga desa Gemia bernama Iqbal A. Madjid beberapa waktu lalu

Kejadian ini bermula pada tanggal 26 April lalu sekitar pukul 06.00 pagi. Iqbal (korban) yang kala itu usai melaksanakan shalat Subuh di mesjid Raya Al Muttahkhirin desa Gemia. Korban yang ketika turun ke halaman mesjid lantas dicegat oleh pelaku.

Kepada Teropong Timur, Jumat (26/05) Iqbal A. Madjid menceritakan kalau Oknum polisi itu sempat mengeluarkan kata-kata kepadanya. "Ngoni orang Gemia tara tako mati? (kalian orang Gemia tidak takut mati ?) ," kata Iqbal meniru ucapan Irwan

Usai melontarkan kalimat itu, Irwan lantas mengeluarkan Pedang (sejenis samurai) dan hendak menebaskan ke arah kepala Iqbal. Beruntung Ikbal menghindar dan selamat dari ancaman pelaku. Usai malakukan aksinya, Irwan lantas meninggalkan Iqbal tanpa berkata-kata lagi meski Iqbal mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

Sementara itu, Bripka Irwan (Pelaku) kepada sejumlah wartawan mengakui perbuatanya. namun dirinya beralasan tidak bermaksud mencelakai warga. Aksinya diakuai akibat persoalan rumah tangga sehingga lepas kendali.

"Saya akui kalau tidakan saya salah. Ini akibat persoaln rumah tangga dan saya tidak dapat mengendalikan diri," katanya

Dia mengaku menyesal atas perbuatanya dan akan meminta maaf pada korban. Dia pun berjanji tidak akan mengulangi tingkahnya yang meresahkan warga desa Gemia. (moe)

Ratusan Pelanggan PLN Di Patani Tidak Terdaftar

WEDA - Setelah mengalami pemadaman listrik yang tanpa solusi, kini masalah kembali dialami oleh para pelanggan PLN di kecamatan Patani, Patani Utara, Patani Timur dan Patani Barat

Mereka kembali mengeluhkan nama mereka tidak terdaftar sebagai pelanggan PlN. Akibatnya sejumlah petugas PLN hendak menagih iuran listrik tidak disertakan dengan bukti rekening. Ironisnya para petugas itu seenaknya main putus meteran di rumah-rumah yang diduga tidak terdaftar sebagai pelanggan PLN

"Kami bayar ke petugas waktu pertama kali akan memasang instalasi listrik. tapi nama kami tidak terdaftar dan mereka mau melakukan pemutusan jaringan," kata Damra Ambarak warga desa Maliforo kecamatan Patani Timur kepada koran ini, Rabu (01/06)

Sementara itu, Kepala PLN Ranting Patani Isra H. Abdullah saat ditemui Teropong Timur beberapa waktu lalu, membenarkan adanya ratusan pelanggan yang tidak terdaftar namun selama ini menikmati penerangan. "Mereka semua mengaku membayar di Pak Naim dan Pak Kaya. tapi apakah keduanya menyetor ke kepala PLN waktu itu atau tidak," kata Isra H. Abdullah

Dirinya pun berjanji akan memanggil Naim dan Kaya untuk dimintai klarifikasi terkait masalah itu. "bila nanti tidak ada titik temu maka akan kami laporkan mereka ke kepolisian sebab ini sangat merugikan pelanggan dan utamanya perusahan," Ancam Isra. (moe)

Rabu, 01 Juni 2016

Aktifitas PT. Cahaya Emas Perkasa Resahkan Warga Sagea

WEDA - Sejak beroperasi di wilayah Weda Utara pada bulan Februari lalu, PT. Cahaya Emas Perkasa (CEP) tidak melakukan sosialisasi terkait aktivitas Galian C di kawasan tersebut

Perusahaan yang dipercayakan membangun jalan Sagea -Sepo ini mengambil material pasir dan kerikil di dalam sungai Goa Bokimaruru yang jaraknya sekitar 1 kilo meter (km) dari perkampungan warga Sagea dan Kiya.

Kepada Teropong Timur, Masri Anwar Salah satu tokoh pemuda desa Sagea sangat menyayangkan aktifitas PT. CEP. Padahal Sungi Bokimaruru merupakan salah satu sumber air minum yang selama ini dikonsumsi warga setempat. Aktifitas perusahaan ini pun sudah berjalan lebih dari dua bulan.

"Warga setiap hari datang mengambil air di tempat itu. kalau aktifitas terus dilakukan maka akan mengganggu kenyamanan warga," tandas Masri

Sementara itu Safi Din yang juga warga sagea menambahkan, Sebelumnya telah ada kesepakatan bersama pemerintah desa Sagea dan Kiya pada tanggal 27 Mei 2016  mengundang pihak PT. CEP dan menghasilkan keputusan tentang larangan aktifitas di dalam dan sekitar sungai Boki Maruru Sagea.

"Selain mencemari air minum, aktifitas PT. CEP dapat mengakibatkan abrasi yang berujung pada kerusakan lingkungan serta mengancam eksistensi Wisata Goa Boki Maruru" ujar Safi Din

Terkait ancama itu, warga berharap pemeritah desa Kiya dan Sagea serta pemerintah kecamatan untuk segera menghentikan aktifitas PT. Cahaya Emas Perkasa yang sangat merugikan tersebut. " Bila aktifitas PT. CEP tidak dihentikan maka selaku pemuda kami akan mengkonsolidasikan kekuatan pemuda untuk memaksa PT. CEP tidak lagi mengeruk material di sekitar sungai," (moe)

Selasa, 31 Mei 2016

Cacing Laor, Makanan Yang Hadir Sekali Dalam Setahun

WEDA - Jenis hewan laut ini muncul pada Bulan Maret - April dimana terjadinya bulan terang karena pengaruh siklus bulan dan matahari. cacing laut atau biasanya dikenal oleh orang Maluku pada umumnya dengan sebutan Laor ini muncul 1 tahun sekali.

Di Halmahera Tengah khusunya di Kecamatan Patani Laor ini dikonsumsi oleh masyarakat setempat. Sebelum dikonsumsi masyarakat melakukan aktivitas mengambil laor dengan sebutan timba Laor atau jaring Laor adalah sebuatan untuk cacing laut yang biasa dikonsumsi orang Halmahera Tengah ini.

Istilah ini mula-mula digunakan orang di Leitimor pulau Ambon (Rumphius, 1705). Di Ternate disebut Wawo, sedangkan di Banda disebut Oelo (Uli), Di Hitu dan saparua di sebut Melaten, Di Sumba oleh warga setempat menyebutnya Nyale dan khusunya di Patani Masyarakat setempat menyebutnya Mimnyen.

Adapun nama ilmiah laor atau mimnyen ini adalah Lysidice oelo Horst. Horst adalah peneliti dalam ekspedisi Siboga yang pernah melakukan penelitian tentang Laor. Hewan ini biasa hidup di karang-karang laut

Untuk mendapatkan Mimnyen atau laor biasanya warga menggunakan timba atau jaring. Laor setelah diambil lantas diolah menjadi lauk keluarga seperti dibumbui lalu digoreng, dikeringkan dengan asap juga dibuat sambal. (moe/berbagai sumber)

Panwas Halteng Berharap Pemda Segera Realisasikan Anggaran

WEDA - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Halmahera Tengah berharap pemerintah segera merealisasikan Anggran yang telah diajukan oleh Bawaslu provinsi Maluku Utara beberapa waktu lalu

Menurut ketua Panwaslu Ubaidi Abdul Halim anggaran yang disampaikan ke pemerintah daerah sudah sesuai dengan kebutuhan Pelaksanaan kegiatan panwas Halteng yang telah dirancang dan dijadwalkan.

"Saya berharap pemda tidak memperlambat realisasi anggaran panwas," kata Ubaidi, Selasa (31/05)

Menurutnya, Anggaran yang disampaikan sebesar Rp. 4,5 Milyar ini sudah cukup untuk memenuhi dan membeck up rangkaian kegiatan Panwas kedepan sehingga diharapkan pemda tidak lagi mengurangi anggaran yang telah diminta

"Saya pikir cukup bila anggaran 4,5 Milyar itu direalisasikan dan bila realisasinya kurang dari yang disampaikan, maka dikhawatirkan dapat mengganggu tahapan pilkada," ujar Ubaidi. (moe)

Minggu, 29 Mei 2016

Jalan Patani Kian Rusak Parah

WEDA - Kondisi jalan lintas Patani kian rusak parah. keruasakan itu nampak membuat para pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat mengeluh akibat ketidaknyamanan  saat mengemudi

Hal ini di ungkapkan  Fahrisal Arif warga Patani kepada koran ini, Kamis (26/05). Dia menjelaskan sejumlah kecelakaan yang terjadi merupakan akibat dari kondisi jalan yang berlubang serta bebatuan yang berserakan di hampir sepanjang jalan

"Kalau kita tidak hati-hati maka nyawa menjadi ancaman. Kejadian kecelakaan bebrapa kali terjadi bukan karena adanya kerusakan pada kendaraan namun upaya pengemudi yang berupaya menghindari bebatuan serta lubang-lubang jalan,"kata Fahrisal

Selain itu, medan jalan yang berliku dan memiliki banyak tanjakan serta sisi kiri maupun bagian kanan jalan yang dikelilingi jurang menambah kekhawatiran bagi para pengguna jalan

Sebagai masyarakat Halmahera Tengah dirinya mempertanyakan komitmen pemerintah daerah atas pembangunan jalan yang dijanjikan selama ini. "Kami berharap janji dan komitmen bupati dan wakil bupati agar segera direalisasikan sebelum masa jabatan berakhir. Jangan cuma membuat rakyat terbuai dengan janji manis politik,"tegasnya kepada Teropong Timur. (moe)

Bantuan PT. Statoil Indonesia Dirasakan Manfaatnya

WEDA - Upaya membantu serta mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun menjadi kewajiaban semua pihak baik individu, kelompok dan pihak swasta diharapkan mempu memberikan perhatiian yang sama atas kamajuan dan perkembangan pendidikan di tanah air

Terkait itu, Statoil Indonesia yang merupakan salah satu perusahaan Asing yang bergerak disektor pertambangan minyak bumi  di tahun 2014 lalu telah melibatkan diri dalam upaya mencerdaskan siswa di Sejumlah wilayah salah satunya di kabupaten Halmahera Tengah

Melaui program CSR ( Corporate Social Responsibility) Statoil Indonesia bekerja sama dengan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menyalurkan sejumlah bantuan berupa buku bacaan dan buku mata pelajaran siswa Sekolah Dasar dan SMP serta buku tulis bagi siswa di kabupaten Halmahera Tengah. Kepada Wartawan, sejumlah kepala sekolah mengakui manfaat yang dirasakan oleh siswa dan guru.

"Alhamdulillah sangat membantu siswa dan kami para guru," kata Ismail Ibrahim, Kepala SDN 2 Loleo kecamatan Weda Selatan, Minggu (29/05)

Hal senanda juga disampaikan oleh Abubakar Manan kepala SD Negeri 1 Gemia kecamatan Patani Utara. Dirinya mengaku bantuan dari Statoil Indonesia dan Unkhair sangat membantu siswa yang berekonomi lemah. "Saya dengar dari orang tua siswa kalau bantuan beripa tas sekolah buku bacaan dan buku tulis sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan siswa," kata Abubakar kepada Teropong Timur

Dirinya pun berharap kedepan masih banyak bantuan yang diberikan oleh pihak perusahaan sehingga dapat mendorong semangat belajar siswa utamanya membantu mencerdaskan anak-anak Indonesia khusunya di Kabupaten Halmahera Tengah Maluku Utara. (moe)

Sabtu, 28 Mei 2016

Gubernur Apresiasi Suksesnya Turnamen Fagogoru Cup I

WEDA - Suksesnya pelaksanaan turnamen Sepak bola Fagogoru Cup I dan perebutan piala Gubernur Maluku Utara yang dihelat oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menuai pujian dari Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, Lc

Melalui sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Sataf Ahli Bidang Ekonomi Drs. Labayani, M.Si, orang nomor 1 di Maluku Utara itu memberikan apresiasi dan penghargaan kepadan PSSI Halteng dan Panitia yang telah sukses mengantarkan jalanya turnamen ini hingga berakhir

"Atas nama pemerintah provinsi Maluku Utara saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta ucapan terima kasih yang tiada terhinggabkepada PSSI Halteng serta panitia dan masyarakat Patani Utara Halmahera Tengah atas terselenggaranya kegiatan yurnamen olahraga ini," kata Gubernur

Menurut AGK, Pelaksanaan turnamen olahraga khusunya Sepak bola merupakan instrumen penting dalam membentuk karakter pemuda Maluku Utara juga sebagai penangkal terjadinya aksi kekerasan seperti tauran, narkoba serta minuman keras

"Disini bakat dipacu, kreaktifitas dikembangkan, sportivitas dijunjung tinggi serta persaudaraan diutamakan," lanjut Gubernur

Sementara itu, Ketua PSSI Halteng Drs. Edi Langkara, MH saat memberikan sambutan mengatakan dirinya bercita-cita untuk terus memacu bakat dan prestasi generasi muda Fagogoru khusunya dibidang Olahraga sepak bola, volly ball serta beragam olahraga lainya.

"Kedepan iven semacam ini harus terus dilakukan guna memberdayakan kualitas bakat dan minat kaum muda Halmahera Tengah, Halmahera Timur dan Maluku Utara secara menyeluruh," Kata Edi Langkara

Elang (Sapaan Edi Langkara) dalam kesempatan yang sama langsung menunjuk Maba Pura sebagai tuan rumah pelaksanaan turnamen Fagogoru Cup II akan datang. "Karena pada turnamen Fagogoru Cup I tim kebanggaan Halmahera Timur (Persimapura) keluar sebagai jawara, maka saya tegaskan kedepan iven Fagogoru Cup II  Maba Pura sebagai tuan rumah," Tandas Edi menutup sambutan. (moe)

Selasa, 24 Mei 2016

Bagian Humas Dan IPJI Halteng Silaturrahmi Bersama Kapolres

WEDA - Untuk terus meningkatkan keakraban dengan para petinggi Kepolisian resort (Polres)  Halmahera Tengah, Selasa (24/05) Bagian Humas, Protokoler dan Persandian Setda Halteng bersama sejumlah wartawan yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Halmahera Tengah menemui Kapolres AKBP. Yulianto Rambe, SH

Yulianto Rambe merupakan Kapolres baru di Halmahera Tengah menggantikan posisi AKBP Baron Wuriyanto. Pertemuan yang berlangsung  sekitar 30 menit itu berlangsung di ruang kerja Kapolres Halteng. Dalam kesempatan itu, Kabag Humas, Protokoler dan Persandian Ridwan Salidin mengutarakan maksud kedatangan selain bersilaturahmi juga mensosialisasikan Media Center Online Sisitim Layanan Aspirasi Publik (Si Lapuk).

"Kami minta dukungan atas terbentuknya Media Center Online Si Lapuk ini. semoga kedepan kerjasama ini kita bangun melalui beragam informasi publik yang akan kita bertakan pada masyarakat," kata Ridwan Salidin

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kasubag Protokoker dan Persandian M. Fa'Athir Ear. Dirinya mengatakan pihaknya senantiasa akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian demi penyampaian informasi yang lebih akurat dan tertanggung jawabkan.

Ditempat yang sama, Ketua DPC IPJI Halteng Moenawar Wachid dihadapan Kapolres menyampaikan Sikaturahmi ini merupakan ajang perkenalan awak media yang bertugas di Halmahera Tengah dengan peyinggi kepolisian yang baru

"Silaturahmi ini merupakan momentum yang penting. Tentunya kami (wartawan) berharap dapat mengenal bapak kapolres yang baru bertugas di Halmahera Tengah," kata Moenawar Wachid

Sementara itu, Kapolres Halteng menyambut baik kedatangan Bagian Humas dan Wartawan. Dirinya berharap kedepan terjalin gubungan media masa dengan institusi kepolisian di daerah. "Kita berharap ada pertemuan-pertemuan di hari-hari mendatang. Silaturahmi ini harus terus dibangun bersama pemerintah daerah serta para 'pemburu berita' sehingga tercipta hubungan baik demi kepentingan bersama," tandas Kapolres. 

Adapun awak media yang hadir dalam kesempatan itu diantaranya Ismail Sudin (Radar Halmahera), M.Wahid (Teropong Timur),Abil Hamisi (Seputar Malut), Iksan (Mata Publik), Syahbudin Farid (Suara Kieraha), Kadi (Posko Malut), Lamagi Ode (Fajar Malut).(***)

Senin, 23 Mei 2016

Bangun Kemitraan, Tim Si Lapuk Sambangi Mapolres Halteng

WEDA - Upaya menjalain kerja sama dengan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkumpida) kabupaten Halmahera Tengah, Bagian Humas, Protokoler dan Persandian Setda Halteng melalu program Media Center Online Sistim  Layanan Aspirasi Publik (Si Lapuk) intens melakukan komunikasi

Menuru kepala sub bagian Protokoler dan persandian M. Fa'Athir Ear bahwa pihaknya akan senantiasa membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk mewujudkan informasi masyarakat terhadap program dan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Halmahera Tengah

"Upaya ini kita lakukan untuk memberikan informasi pembangunan dan program yang kini berlangsung di masyarakat serta berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat", kata Fa'Athir Ear, Senin (23/05)

Terkait itu, tim Si Lapuk pun mendatangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Halmahera Tengah. Kabag Ops Polres Halteng Kompol. Jasim Hoda saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan dukungannya atas program yang telah di launching beberapa waktu lalu.

"Kami mendukung baik pelaksanaan program Si Lapuk oleh Bagian Humas. Kedepan Kerja sama ini akan terus berlangsung dengan menyampaikan informasi-informasi publik sehingga masyarakat daoat mengetahui program dan kegiatan yang telah dilakuka  oleh Polres Halmahera Tengah," kata Jasim Hoda kepada Teropong Timur

Tim Si Lapuk pun berencana besok (hari ini-red) akan menyambangi Kejaksaan Negeri Weda dan Komando Rayon Militer (Korem) Weda untuk menyampaikan progran Layanan Aspirasi Publik ini. (moe) 

Minggu, 22 Mei 2016

Hasniah Guru Terhebat, Mengajar Sendiri dari Kelas 1 Sampai Kelas 6 SD

LANDAK - Kalau tingkat sekolah dasar, memiliki enam guru dan satu kepala sekolah sudah ideal. Tapi apa jadinya jika seorang guru harus mengampu seluruh mata pelajaran dan mengajar dari kelas 1-6 dan fakta ini terjadi di pedalaman Kabupaten Landak Kalimantan Barat.

Adalah Hasniah, seorang guru swasta harus berjuang sendiri di SD Bina Setia Semaru yang berada di Dusun Bacang, Desa Tengue, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Hasniah, mengajar kelas I sampai dengan kelas VI.

Bahkan perjuangan tidak sampai di situ, dia harus mensiasati agar semua siswanya bisa diberi bahan ajaran. Maka dari enam kelas tersebut dibagi menjadi dua lokal, satu lokal untuk kelas 1-6

Hasniah mengajar sambil mengendong anaknya di SD Bina Setia Semaru, Dusun Bacang, Desa Tengue, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Guru ini mengajar sendirian siswa kelas I-VI di sekolah tersebut. 

"Saya sudah tujuh tahun mengajar di sini. Kelas yang ada itu kelas I sampai kelas VI, itu saya sendiri yang mengajar semuanya. Memang sekolah ini ada tiga ruangan, tapi yang dipakai hanya dua ruangan," ujarnya pada Rabu (18/5/2016).

Sekolah Bina Setia itu sendiri merupakan sekolah misi dan dibangun dari dana PNPM serta swadaya masyarakat.

Karena sebelumnya tenaga pengajar seperti Hasniah hanya mengajar dari rumah ke rumah.(moe/berbagai sumber)

Halteng Target Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara

WEDA - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Jailolo kabupaten Halmahera Barat, Pemerintah daerah Halmahera Tengah mengirim 50 peserta untuk mengikuti ajang tahunan tersebut

Kafilah Halmahera Tengah diberangkatkan pada Jumat (20/05) pekan kemarin sehari setelah pelepasan oleh pemerintah daerah. Kepada Teropong Timur, Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) Setda Halteng H. Muchlis Jaelani, M. Kes mengatakan tahun ini Kafilah Halmahera Tengah manargetkan menjuarai MTQ tingkat Provinsi tahun 2016

"In Shaa Allah MTQ  tahun 2016 ini, utusan Halmahera Tengah tampil dengan baik sehingga nantinya keluar sebagai juara," kata Muchlis

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Tengah Sosi Hi. Ahmad saat melepas kafilah Halmahera Tengah bertempat di aula kantor bupati Halmahera Tengah mengatakan pemerintah daerah Halteng berharap para kafilah dapat meunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi nanti.

"Kita semua doakan agar Kafilah Halmahera Tengah mampu menjadi yang terbaik pada MTQ tahun 2016 ini," kata Soksi .(moe)

Sabtu, 21 Mei 2016

Pemdes Fidi Jaya Gelar Bakti Sosial

WEDA- Menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal du minggu lagi, pemerintah Desa (Pemdes) Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Halmahera Tengah (Halteng) menggelar sosialisasi bersama masyarakat yang berlangsung di Pulau Imam Weda. Kepala Desa (Kades) Fidi Jaya Maharani mengatakan, perangkat desa fidi jaya menggelar kerja bhkati dengan dengan membersihkan pekuburan di pulau imam bersama dengan masyarakat.

" Kerja bhakti ini dalam rangka menyambut bulan ramadhan," kata Kades Fidi Jaya Mahari kepada Radar Halmahera Jumat (20/5). Setelah kerja bhkati lanjut Mharani, dilanjutkan dengan membaca doa bersama, pembacaan doa bersama ini adalah untuk tolak bala yang berlangsung di tenda BPBD yang berada di depan pasar fidi jaya weda. Maharni juga berharap agar saling memaafkan sebelum memasuki bulan puasa nanti, sehingga tidak ada yang saling menyimpan dendam maupun benci saat melaksanakan ibada puasa.(tr-3).

Jelang Ramadhan, Pembangunan Pasar Minta Dipercepat

WEDA- Pembangunan pasar Fidi Jaya weda sementara yang saat ini telah dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Halmahera Tengah (Halteng) diminta agar dipercepat. Pasalnya, dalam waktu dua minggu lagi ummat muslim akan melaksanakan ibada puasa. diimana pada saat bulan puasa nanti banyak kebutuhan warga yang nantinya dicari di pasar, akan tetapi dengan kondisi pasar yang sudah terbakar ini warga akan bingung ketika akan belanja kebutuhan di bulan puasa.

" Selaku warga kami meminta kepada Pemda untuk segera menyelesaikan pembangunan pasar sementara ini untuk segera ditempati para pedagang," ujar Mansur kepada Radar Halmahera Jumat (20/5) kemarin.

Selama ini warga sudah terbiasa berbelanja di pasar, namun saat ini pasar sudah terbakar dan para pedagang sebagian besar belum berjualan, maka pemda harus jeli melihat kondisi saat ini untuk secepatnya menyediakan tempat untuk digunakan pedagang agar mereka kembalu berjualan disaat bulan puasa, yakin saja kata dia, di bulan puasa nanti warga akan berbondong menuju ke pasar untuk belanja karena sembako maupun kebutuhan lain lebih banyak ditemukan dipasar, selain itu juga harga barang di pasar yang masih dapat dijangkau.(tr-3).

Jumat, 20 Mei 2016

Gradasi Halteng Yakin Soksi Kantongi Rekomendasi PDIP

Herman Jumat : Soksi politisi yang santun

WEDA -  Upaya berburu rekomendasi di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kian sengit. Politisi muda Soksi Hi. Ahmad, SH yang merupakan kaders 'tulen' partai moncong putih ini sangat disegani dalam perebutan 'perahu' menuju suksesi pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati tahun 2017 mendatang

Terkait itu, sejumlah komunitas yang tergabung dalam Gerakan Anak Daerah Sahabat Soksi (Gradasi) Halmahera Tengah percaya Politisi kawakan ini akan direkomendasikan oleh DPP PDI Perjuangan sebagai calon bupati Halmahera Tengah.

"Soksi miliki peluang besar untuk direkomendasikan oleh DPP PDIP bila dibandingkan dengan calon-calon lainya," Kata Herman Jumat Kordinator Gradasi Halmahera Tengah, Rabu (20/04)

Tentunya bukan tanpa alasan Gradasi menyampaikan hal ini. Sejumlah indikator pun dipakai dalam menambah keyakinan mereka terhadap Soksi Hi. Ahmad diantaranya Soksi sebagai kaders partai yang telah lama melanglang buana di DPRD Halteng serta birokrasi Halmahera Tengah

Selain itu menurut Herman, posisi Soksi yang saat ini sebagai wakil bupati Halmahera Tengah merupakan jabatan yang 'seksi' sehingga akan menjadi pertimbangan utama DPP PDI Perjuangan untuk menetapkan soksi tanpa ragu-ragu.

"Soksi adalah kaders PDIP yang sarat pengalaman baik di DPRD maupun di eksekutif. Jabatanya selaku wakil bupati sangat menguntungkan. Artinya untuk menjadi seorang bupati, Soksi hanya butuh satu langkah dibanding rivalnya disesama partai untuk jadi orang nomor 1 di Halteng ," tandasnya

Herman pun percaya bila saat ini masyarakat Halteng telah cerdas dan tahu siapa calon yang layak memimpin kabupaten Halmahera Tengah dimasa-masa mendatang. (moe)

Ridwan Salidin : Banyak Keberhasilan Yang Ditorehkan Pemkab Halteng

WEDA -  Memasuki akhir periode pemerintahan bupati Halmahera Tengah Ir. M. Al Yasin Ali, M.MT dan wakil bupati Soksi Hi. Ahmad, SH barbagai harapan masyarakat ditimpakan pada kedua pimpinan daerah tersebut

Berbagai keberhasilan pun telah berhasil dipersembahkan selama dua periode ini. Meski masih banyak pula yang masih harus dilakukan dan dibenahi. Hal ini disampaikan Kabag Humas, Protokoler, dan Persandian Setda Halteng Ridwan Salidin, Senin (09/05)

"Kita harus mengakui bahwa ada keberhasilan yang telah banyak dicapai oleh pemerintahan Yasin - Soksi bahkan pada periode sebelumnya," Kata Ridwan

Bagi Ridwan, Apresiasi dan dukungan layak dialamatkan pada pemerintah daerah yang telah berupaya mewujudkan kehendak masyarakat Halmahera Tengah melalui berbagai program dan kebijakan yang selama ini berlangsung

"Apa yang selama ini dilakukan baik dalam aspek kebijakan mauoun program tentunya demi kemajuan daerah. Meski masih banyak yang hatus dibenahi dan terus ditingkatkan," lanjutnya

Dia pun yakin, semua janji bupati dan wakil bupati pada musim pilkada 2012 lalu akan mampu diwujudkan."Kita doakan semoga pemerintahan ini berjalan dengan baik serta sukses dalam mewujudkan visi dan misi yang menjadi sandaran pemerintah daerah selama ini," tutup Ridwan. (moe)