WEDA - Kantor Camat Patani yang terletak di jalan raya desa Wailegi kecamatan Patani menjadi sasaran kemarahan warga saat melakukan aksi protes kepada pemerintah daerah terkait masalah salah satu mesin dengan kapasitas 250 KVA yang seyogianya untuk menambah daya di PLN ranting Patani namun oleh PLN Weda mesin tersebut ditahan.
Akibatnya, Saat lawatan Bupati Halmahera Tengah Ir. M. Al Yasin Ali ke kecamatan Patani disambut dengan aksi demonstrasi oleh warga setempat. Warga menuding Pemerintah ada dibalik persoalan tersebut. Mereka pun menuding Mesin PLN tersebut sengaja ditahan untuk menambah daya listrik di kecamatan Weda
Amatan koran ini, Minggu (03/07) sejumlah tulisan menggunakan Philox terdapat disejumlah dinding bangunan kantor camat. Tulisan-tulisanbtersebut diantaranya 'Bupati Posisi?', Halmahera Terang Posisi', dan Kami Tidak butuh safari ramadhan, kami hanya butuh Listrik'. (moe)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar